Narkoba adalah sebuah istilah yang digunakan aparat untuk obat-obatan terlarang. Sedangkan, Napza (narkotika,psikotropika,zat adiktif lainya) adalah istilah yang digunakan oleh para medis untuk sebuah zat berbahaya yang jika dimasukan kedalam tubuh akan menimbulkan ketergantungan. Zat yang biasanya dihirup, dihisap dan disuntikan akan masuk kedalam aliran darah dan akan membawa zat tersebut kedalam otak. Zat akan membawa dampak negatif terhadap otak karena akan merusak jaringan syaraf otak. Akibatnya, seorang pecandu akan mengalami halusinasi dan mudah tersinggung. Tidak hanya itu, dampak yang lainya seorang pecandu akan tiba-tiba menangis dan terkadang akan tertawa sendiri tanpa ada sebab. Kehidupan remaja yang telah menjadi pecandu akan dirusak oleh barang haram tersebut. Sekolah menjadi terbengkalai dan bahkan ada beberapa remaja yang berhenti sekolah.
Tidak hanya Narkoba, obat-obat yang lain juga sering kali digunakan oleh remaja. Misalnya, Nofa dan Pramadol yang jangkauan harganya lebih murah dibandingkan dengan jenis Narkoba lainya. Dengan harga yang relatif murah membuat para remaja dengan leluasanya mengkonsumsi barang haram tersebut.
Lalu bagaimana cara mengatasi remaja agar tidak semakin terjerumus kedalam lembah hitam narkoba?
Rehabilitasi mungkin salah satu alternatif untuk menyembuhkan pecandu narkoba. Namun adakah cara lain? Ketika seorang pecandu tengah mengalami sakau berikanlah segelas susu putih untuk diminum. Susu putih dapat mengeluarkan racun-racun yang ada dalam tubuh ketika pecandu tersebut muntah. Untuk para pecandu yang sudah bersih namun masih merasa memiliki kecemasan yang berlebih dan mudah tersulut emosi, belajarlah untuk menahan emosi. Sholat merupakan salah satu cara untuk mencegah kecemasan dan menahan emosi. Sholat akan menjadikan hati lebih tenang dan merasa damai. Kontrol diri sendiri merupakan cara utama yang harus diterapkan.
Lalu bagaimana untuk mencegah remaja agar tidak terjerumus menjadi seorang pecandu?
Pendidikan utama seorang anak adalah keluarga. Dampingi anak, buatlah anak nyaman dengan orang tua agar suatu saat jika anak memiliki masalah dapat berbagi cerita dengan kedua orang tua. Terkadang seorang anak merasa jika orang tuanya tidak dapat memberikan solusi dan hanya memarahi sang anak, karena itulah anak akan menyimpan masalahnya sendiri dan bahkan akan melampiaskan semua kekecewaanya kepada obat-obatan terlarang.
Berikan sosialisasi dan pengarahan terhadap murid disekolahan tentang apa itu narkoba dan apa saja bahaya narkoba.
Dampingi dan hindari anak sedini mungkin dari narkoba. Lindungi generasi muda Indonesia dengan mengatakan Say No To Drug.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar